
Padang Pariaman, 5 Desember 2025 — Suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif menyelimuti lingkungan Yasmin International Boarding School ketika lembaga pendidikan ini menerima kunjungan resmi para pelajar Program Diploma SPADA Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Negeri Sembilan, Malaysia. Rombongan yang terdiri dari 11 orang mahasiswa tersebut dipimpin langsung oleh Prof. Madya Dr. Amin AlHaadi bin Shafie, sosok akademisi yang dikenal aktif dalam pengembangan pendidikan Islam modern di Malaysia.
Kunjungan ini tidak sekadar pertemuan silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan pendidikan lintas negara. Salah satu agenda utama adalah pelaksanaan sesi pembinaan kesehatan mental (mental health) yang dipandu oleh para mahasiswa pascasarjana USIM. Dengan pendekatan small group session, kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan suasana yang lebih intim, fokus, dan dialogis, sehingga para santriwati Yasmin dapat mengikuti materi dengan nyaman dan mendalam.
Di setiap kelompok kecil, para fasilitator USIM mengajak peserta untuk mengenal lebih jauh konsep kesehatan mental, pentingnya keseimbangan emosi, serta strategi sederhana menghadapi tekanan dalam kehidupan belajar. Diskusi berlangsung hidup, dengan para santriwati menunjukkan antusiasme melalui pertanyaan dan pengalaman pribadi yang mereka bagikan secara terbuka.
Menariknya, meski terdapat perbedaan bahasa dan dialek antara mahasiswa USIM dan santriwati Yasmin, hal itu tidak menjadi hambatan berarti. Keduanya mampu berkomunikasi dengan baik, saling memahami, dan menjadikan perbedaan tersebut sebagai warna tersendiri dalam interaksi lintas budaya. Semangat kebersamaan serta keterbukaan satu sama lain menciptakan suasana yang hangat dan penuh makna.
Acara kunjungan ditutup dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol persahabatan antara Yasmin International Boarding School dan Universiti Sains Islam Malaysia. Momen tersebut menjadi penanda kuat dimulainya hubungan yang lebih erat, sekaligus membuka pintu bagi berbagai kerja sama akademik di masa mendatang—mulai dari program pertukaran, pelatihan bersama, hingga kolaborasi riset pendidikan Islam kontemporer.
Melalui kegiatan ini, kedua institusi berharap dapat terus memperluas jejaring, membangun jembatan kolaborasi yang bermanfaat, serta menghadirkan dampak positif bagi generasi muda di Indonesia dan Malaysia. Kunjungan yang sukses ini menjadi bukti bahwa kerja sama lintas negara bukan hanya mungkin, tetapi juga dapat memberikan pengalaman belajar yang kaya, inspiratif, dan berkesan bagi seluruh peserta.



